BISMILLAH
QS.AL-HASHR : 8-10
HATIKU BERSAMA MEKKAH DAN MADINAH (bag-2)
Saudaraku sekalian,
●Di antara hikmah Allah memilih Madinah sebagai kota Rasulullah dan menghijrahkannya dari Mekkah adalah :
🌴Madinah merupakan kota terbuka dengan tipe masyarakat yang lebih ramah, cerdas dan moderat, sehingga cenderung mudah menerima kebenaran. Karenanya, sebelum Rasul berada di Madinah, dakwah Islam telah terkembang disana dan hijrah Rasul bersama pengikutnya disambut dengan sangat hangat.
🌴Berbeda dengan Mekkah yang merupakan kota bisnis sehingga masyarakatnya cenderung menghindari perang, maka di Madinah sering terjadi peperangan antar suku (Aus, Khazraj dan Yahudi).
Kelak, setelah semua suku dipersatukan oleh Rasul dalam perjanjian tertulis (Piagam Madinah) agar saling bertoleransi dalam perbedaan, maka keberanian berperang penduduk Madinah sangat mendukung dalam membentengi Islam (Madinah).
🌴Secara geografis posisi Madinah sangat strategis, karena dikelilingi wilayah terjal, penuh dengan bebatuan keras yang seolah benteng bagi kota tersebut
🌴Melalui garis ibunya (Aminah), Rasulullah memiliki hubungan darah dengan bani Najjar, salah satu bagian dari suku di Madinah.
●Alhamdulillah, saat ini kita biasa menikmati Madinah dengan sejarah dan segala kelebihannya, saat ibadah umroh.
●Apa yang kita dapat dari ziarah Madinah ?
👉Menjumpai taman surga Raudhah, yang setiap lantunan doa disana, akan dikabulkan Allah, dan di tempat yang mulia tersebut juga ada makam kekasih Allah, yang selalu menjadi tujuan shalawat kita, Muhammad Rasulullah Saw, beserta sahabat sejatinya, Abu Bakar Ra, dan Umar bin Khattab Ra.
👉Menghayati sejarah percontohan negara Nabi SAW, yang dipenuhi rasa damai karena kokohnya persaudaraan, toleransi dalam keberagaman dan selalu aman, hingga Dajjalpun tak sanggup memasukinya.
👉Menghayati kisah mengharukan dan membuktikan keberuntungan Madinah, karena saat Nabi Saw, terusir dari Mekkah dan diterima dengan senang hati oleh penduduk Madinah, maka Nabi Saw, ridlo menjadikan Madinah sebagai tempat tinggalnya hingga wafat. Selanjutnya Nabi Saw, menjadikan Madinah sebagai tanah Haram yang maknanya haram di Madinah melakukan hal yang sia-sia apalagi kemaksiatan.
Rasulullah Saw, bersabda :
“Sesungguhnya Nabi Ibrahim menjadikan Kota Mekkah sebagai kota haram. Dan sesungguhnya aku menjadikan Kota Madinah juga sebagai kota haram”. (HR. Muslim)
👉Ada pengayaan pahala, karena setiap kebaikan yang dilakukan di Madinah akan dibalas dengan pahala berlipat. Sebaliknya, setiap kemaksiatan juga akan dibalas dengan laknat berlipat.
👉Saat shalat di masjid Nabawi, pahala juga akan dilipatgandakan. Bahkan dengan keutamaan Masjid Nabawi, shalat disana lebih utama daripada seribu shalat yang dilakukan di masjid lain, kecuali Masjidil Haram (Makkah).
👉Ada kebaikan yang abadi.
Rasulullah SAW bersabda :
“Kota Madinah lebih baik bagi mereka seandainya mereka mengetahui. Tidaklah seseorang meninggalkan Kota Madinah karena benci kepadanya kecuali Allah akan menggantikannya dengan orang yang lebih baik. Dan tidaklah seseorang tetap tegar atas kesusahan dan kesulitan Kota Madinah, niscaya aku akan menjadi saksi dan pemberi syafa’at baginya di hari kiamat”. (HR Muslim)
👉Ada keberkahan makanan Madinah karena doa Rasulullah Saw, :
“Ya Allah berikanlah kepada kami keberkahan pada buah-buahan kami. Berikanlah keberkahan kepada kota (Madinah) kami. Dan limpahkanlah keberkahan untuk kami pada setiap sha’ dan mud yang kami dapatkan”. (HR Muslim)
Ya Rahman,
Jika tidak menjadi penduduknya, maka karuniakan kami kesempatan bahkan kesempatan yang berulang ulang untuk selalu ziarah ke Madinah. 🤲🤲🤲



